<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Selamat Datang Di Blog Ane</title>
	<atom:link href="http://adegugun.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adegugun.wordpress.com</link>
	<description>Kumpulan Data Romantika Kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Apr 2009 15:10:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='adegugun.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Selamat Datang Di Blog Ane</title>
		<link>http://adegugun.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://adegugun.wordpress.com/osd.xml" title="Selamat Datang Di Blog Ane" />
	<atom:link rel='hub' href='http://adegugun.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kesetiaan Isteri Kepada Suami</title>
		<link>http://adegugun.wordpress.com/2009/04/08/kesetiaan-isteri-kepada-suami/</link>
		<comments>http://adegugun.wordpress.com/2009/04/08/kesetiaan-isteri-kepada-suami/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 15:10:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adegugun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adegugun.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq Teguh dengan kesetiaan yang jujur merupakan sifat wanita yang paling utama. Sebuah kisah menyebutkan, bahwasanya Asma’ binti &#8216;Umais adalah isteri Ja’far bin Abi Thalib, lalu menjadi isteri Abu Bakar sepeninggalnya, kemudian setelah itu dinikahi oleh ‘Ali Radhiyallahu ‘anhu. Suatu kali kedua puteranya, Muhammad bin Ja’far dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adegugun.wordpress.com&amp;blog=7280534&amp;post=13&amp;subd=adegugun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh<br />
Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq</p>
<p>Teguh dengan kesetiaan yang jujur merupakan sifat wanita yang paling utama.</p>
<p>Sebuah kisah menyebutkan, bahwasanya Asma’ binti &#8216;Umais adalah isteri Ja’far bin Abi Thalib, lalu menjadi isteri Abu Bakar sepeninggalnya, kemudian setelah itu dinikahi oleh ‘Ali Radhiyallahu ‘anhu. Suatu kali kedua puteranya, Muhammad bin Ja’far dan Muhammad bin Abi Bakar saling membanggakan. Masing-masing mengatakan, “Aku lebih baik dibandingkan dirimu, ayahku lebih baik dibandingkan ayahmu.” Mendengar hal itu, ‘Ali berkata, “Putuskan perkara di antara keduanya, wahai Asma’.” Ia mengatakan, “Aku tidak melihat pemuda Arab yang lebih baik dibandingkan Ja’far dan aku tidak melihat pria tua yang lebih baik dibandingkan Abu Bakar.” ‘Ali mengatakan, “Engkau tidak menyisakan untuk kami sedikit pun. Seandainya engkau mengatakan selain yang engkau katakan, niscaya aku murka kepadamu.” Asma’ berkata, “Dari ketiganya, engkaulah yang paling sedikit dari mereka untuk dipilih” [1]</p>
<p>Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu berwasiat agar Asma’ binti ‘Umais Radhiyallahu ‘anhuma memandikannya (saat kematiannya). Ia pun melakukannya, sedangkan ia dalam keadaan berpuasa. Lalu ia bertanya kepada kaum Muhajirin yang datang, “Aku berpuasa dan sekarang adalah hari yang sangat dingin, apakah aku wajib (harus) mandi?” Mereka menjawab, “Tidak.” Sebelumnya Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu menekankan kepadanya agar (ketika memandikannya) dia tidak dalam keadaan berpuasa, seraya mengatakan, “Itu membuatmu lebih kuat.”</p>
<p>Kemudian ia teringat sumpah Abu Bakar pada akhir siang, maka ia meminta air lalu meminumnya seraya mengatakan, “Demi Allah, aku tidak ingin mengiringi sumpahnya pada hari ini dengan melanggarnya” [2]</p>
<p>Ketika kaum pendosa lagi fasik mengepung pemimpin yang berbakti dan “sang korban pembunuhan” kaum berdosa, ‘Utsman bin ‘Affan Radhiyallahu ‘anhu dan mereka menyerangnya dengan pedang, maka isterinya (Na&#8217;ilah binti al-Furafishah) maju ke hadapan beliau sehingga menjadi pelindung baginya dari kematian. Para pembunuh yang bengis ini tidak menghiraukan kehormatan wanita ini dan mereka terus menebas ‘Utsman dengan pedang, (namun sang isteri menangkisnya) dengan mengepalkan jari-jari tangannya, hingga jari-jarinya terlepas dari tangannya. Isterinya menggandengnya lalu terjatuh bersamanya, kemudian mereka membunuh ‘Utsman [3].</p>
<p>Ketika Amirul Mukminin Mu’awiyah Radhiyallahu ‘anhu melamarnya, ia menolak seraya mengatakan, “Demi Allah, tidak ada seorang pun yang dapat menggantikan kedudukan &#8216;Utsman (sebagai suamiku) selamanya.&#8221;[4]</p>
<p>Di antara tanda-tanda kesetiaan banyak wanita shalihah kepada suami mereka setelah kematiannya bahwa mereka tidak menikah lagi. Tidak ada yang dituju melainkan agar tetap menjadi isteri mereka di dalam Surga&#8221;[5]</p>
<p>Dari Maimun bin Mihran, ia mengatakan: “Mu’awiyah bin Abi Sufyan Radhiyallahu ‘anhu meminang Ummud Darda’, tetapi ia menolak menikah dengannya seraya mengatakan, ‘Aku mendengar Abud Darda’ mengatakan: ‘Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda.</p>
<p>ÇáúãóÑúÃóÉõ Ýöíú ÂÎöÑö ÃóÒúæóÇÌöåóÇ¡ Ãóæú ÞóÇáó: áÂÎöÑö ÃóÒúæóÇÌöåóÇ.</p>
<p>“Artinya :Wanita itu bersama suaminya yang terakhir,’ atau beliau mengatakan, ‘untuk suaminya yang terakhir&#8221;[6]</p>
<p>Dari ‘Ikrimah bahwa Asma’ binti Abi Bakar menjadi isteri az-Zubair bin al-‘Awwam, dan dia keras terhadapnya. Lalu Asma’ datang kepada ayahnya untuk mengadukan hal itu kepadanya, maka dia mengatakan, “Wahai puteriku, bersabarlah! Sebab, jika wanita memiliki suami yang shalih, kemudian dia mati meninggalkannya, lalu ia tidak menikah sepeninggalnya, maka keduanya dikumpulkan di dalam Surga” [7]</p>
<p>Dari Jubair bin Nufair, dari Ummud Darda’ bahwa dia berkata kepada Abud Darda’, “Sesungguhnya engkau telah meminangku kepada kedua orang tuaku di dunia, lalu mereka menikahkanmu denganku. Dan sekarang, aku meminangmu kepada dirimu di akhirat.” Abud Darda’ mengatakan, “Kalau begitu, janganlah menikah sepeninggalku.” Ketika Mu’awiyah meminangnya, lalu ia menceritakan tentang apa yang telah terjadi, maka Mu’awiyah mengatakan, “Berpuasalah! [8]</p>
<p>Ketika Sulaiman bin ‘Abdil Malik keluar dan dia disertai Sulaiman bin al-Muhlib bin Abi Shafrah dari Damaskus untuk melancong, keduanya melewati sebuah pekuburan. Tiba-tiba terdapat seorang wanita sedang duduk di atas pemakaman dengan keadaan menangis. Lalu angin berhembus sehingga menyingkap cadar dari wajahnya, maka ia seolah-olah mendung yang tersingkap matahari. Maka kami berdiri dalam keadaan tercengang. Kami memandangnya, lalu Ibnul Muhlib berkata kepadanya, “Wahai wanita hamba Allah, apakah engkau mau menjadi isteri Amirul Mukminin?” Ia memandang keduanya, kemudian memandang kuburan, dan mengatakan:</p>
<p>&#8220;Jangan engkau bertanya tentang keinginanku<br />
Sebab keinginan itu pada orang yang dikuburkan ini, wahai pemuda<br />
Sesungguhnya aku malu kepadanya sedangkan tanah ada di antara kita<br />
Sebagaimana halnya aku malu kepadanya ketika dia melihatku”</p>
<p>Maka, kami pergi dalam keadaan tercengang.[9]</p>
<p>Di antara teladan yang pantas disebutkan sebagai teladan utama dari para wanita tersebut adalah Fathimah binti ‘Abdil Malik bin Marwan. Fathimah binti Amirul Mukminin ‘Abdil Malik bin Marwan ini pada saat menikah, ayahnya memiliki kekuasaan yang sangat besar atas Syam, Irak, Hijaz, Yaman, Iran, Qafqasiya, Qarim dan wilayah di balik sungai hingga Bukhara dan Janwah bagian timur, juga Mesir, Sudan, Libya, Tunisia, Aljazair, Barat jauh, dan Spanyol bagian Barat. Fathimah ini bukan hanya puteri Khalifah Agung, bahkan dia juga saudara empat khalifah Islam terkemuka: al-Walid bin ‘Abdil Malik, Sulaiman bin ‘Abdil Malik, Yazid bin ‘Abdil Malik dan Hisyam bin ‘Abdil Malik. Lebih dari itu dia adalah isteri Khalifah terkemuka yang dikenal Islam setelah empat khalifah di awal Islam, yaitu Amirul Mukminin ‘Umar bin ‘Abdil ‘Aziz.</p>
<p>Puteri khalifah, dan khalifah adalah kakeknya<br />
Saudara khalifah, dan khalifah adalah suaminya</p>
<p>Wanita mulia yang merupakan puteri khalifah dan saudara empat khalifah ini keluar dari rumah ayahnya menuju rumah suami-nya pada hari dia diboyong kepadanya dengan membawa harta termahal yang dimiliki seorang wanita di muka bumi ini berupa perhiasan. Konon, di antara perhiasan ini adalah dua liontin Maria yang termasyhur dalam sejarah dan sering disenandungkan para penya’ir. Sepasang liontin ini saja setara dengan harta karun.</p>
<p>Ketika suaminya, Amirul Mukminin, memerintahkannya agar membawa semua perhiasannya ke Baitul Mal, dia tidak menolak dan tidak membantahnya sedikit pun.</p>
<p>Wanita agung ini -lebih dari itu- ketika suaminya, Amirul Mukminin ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz wafat meninggalkannya tanpa meninggalkan sesuatu pun untuk diri dan anak-anaknya, kemudian pengurus Baitul Mal datang kepadanya dan mengatakan, “Perhiasanmu, wahai sayyidati, masih tetap seperti sedia kala, dan aku menilainya sebagai amanat (titipan) untukmu serta aku memeliharanya untuk hari tersebut. Dan sekarang, aku datang meminta izin kepadamu untuk membawa (kembali) perhiasan tersebut (kepadamu).”</p>
<p>Fathimah memberi jawaban bahwa perhiasan tersebut telah dihibahkannya untuk Baitul Mal bagi kepentingan kaum muslimin, karena mentaati Amirul Mukminin. Kemudian dia mengatakan, “Apakah aku akan mentaatinya semasa hidupnya, dan aku mendurhakainya setelah kematiannya? [10]</p>
<p>[Disalin dari kitab Isyratun Nisaa Minal Alif Ilal Yaa, Edisi Indonesia Panduan Lengkap Nikah Dari A Sampai Z, Penulis Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq, Penterjemah Ahmad Saikhu, Penerbit Pustaka Ibnu Katsair]<br />
__________<br />
Foote Note<br />
[1]. Thabaqaat Ibni Sa’ad (II/2080), Abu Nu’aim dalam al-Hilyah (II/36), Siyar A’laamin Nubalaa’ (II/286); al-Ishaabah (VII/491).<br />
[2]. Thabaqaat Ibni Sa’ad (VIII/208).<br />
[3]. Audatul Hijaab (II/533), dan dinisbatkan kepada ad-Durrul Mantsuur fii Thabaqaat Rabaatil Khuduur (hal. 517).<br />
[4]. Siyar A’laamin Nubalaa’ (VII/343).<br />
[5]. ‘Audatul Hijaab (II/534).<br />
[6]. As-Silsilah ash-Shahiihah, Syaikh al-Albani (no. 1281), shahih.<br />
[7]. As-Silsilah ash-Shahiihah, Syaikh al-Albani (III/276), shahih.<br />
[8]. Siyar A’laamin Nubalaa’ (IV/278).<br />
[9]. Akhbarun Nisaa&#8217; (hal. 138), dan kitab ini dinisbatkan secara keliru kepada Ibnu Qayyim al-Jauziyyah. Yang benar bahwa beliau tidak pernah menulis kitab ini.<br />
[10]. ‘Audatul Hijaab (II/538)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adegugun.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adegugun.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adegugun.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adegugun.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adegugun.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adegugun.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adegugun.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adegugun.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adegugun.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adegugun.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adegugun.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adegugun.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adegugun.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adegugun.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adegugun.wordpress.com&amp;blog=7280534&amp;post=13&amp;subd=adegugun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adegugun.wordpress.com/2009/04/08/kesetiaan-isteri-kepada-suami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e01c1d4acc2058fa622d39c4784ce16?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adegugun</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Solusi Terorisme Menurut Pandangan Islam</title>
		<link>http://adegugun.wordpress.com/2009/04/08/solusi-terorisme-menurut-pandangan-islam/</link>
		<comments>http://adegugun.wordpress.com/2009/04/08/solusi-terorisme-menurut-pandangan-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 14:51:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adegugun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anti Terorisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adegugun.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[[Disalin dari kitab Al-Irhab Wa Atsaruhu Alal Afrad Wal Umam, Edisi Indonesia Terorisme Dalam Tinjauan Islam, Penulis Syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi Al-Madkhaly, Penerjemah Hannan Hoesin Bahanan, Penerbit Maktabah Salafy Press]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adegugun.wordpress.com&amp;blog=7280534&amp;post=9&amp;subd=adegugun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SOLUSI TERORISME MENURUT PANDAGAN ISLAM</p>
<p>Oleh<br />
Syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi Al-Madkhaly</p>
<p>Sesungguhnya solusi atau penyembuhan terhadap penyakit ini bahkan untuk membentengi diri darinya adalah nasehat Islam yang lurus yang tiada melakukan dengan baik akan nasehat itu kecuali ulama Salaf Ar-Rabbani yang mana mereka telah menyampaikan nasehat dan bimbingannya kepada manusia dan memperingatkan serta menunjuki mereka kepada jalannya para nabi dan rasul yang mulia, yang Allah telah utus mereka sebagai penyeru dan pengajar kebaikan bagi manusia. Jalan itu adalah wahyu ilahi yang dengannya tersucikan hati dari penyakit-penyakitnya dan tenangnlah jiwa dari kebingungannya dan kegoncangan, kecuali orang yang memang dikusai oleh nafsu angkara murka dan telah ditetapkan di dalam Lauhul Mahfudz sebagai orang yang sesat. Sesungguhnya hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala.</p>
<p>“Artinya : Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk” [Al-Qashash : 56]</p>
<p>Dan kapanpun peringatan dan buku-buku tidak membawa manfaat maka Allah akan menjadikan pedang kebenaran yang bermanfaat bagi orangnya yang telah Allah letakkan di tangan penguasa muslim di muka bumi ini, sebagaimana terdapat dalam riwayat hadits yang panjang diantaranya sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.</p>
<p>“Artinya : Hendaklah kamu ambil di atas tangan orang yang jelek dan hendaklah kamu berdiam di atas al-haq dengan sebenar-benarnya, atau Allah akan palingkan hati sebagian kalian atas sebagian yang lain atau sungguh akan melaknat kalian sebagaimana mereka telah dilaknat”.</p>
<p>Dan belum hilang dari pikiran bahwa masyarakat mempunyai peran penting di dalam melakukan tindakan preventif dan penyembuhan terhadap wabah penyakit terorisme, hanya saja tidaklah masyarakat akan mendapatkan pengaruh dan dampak yang baik kecuali apabila masyarakat tersebut menghiasi diri mereka dengan fitrah (aqidah,-pent) yang bersih dan jernih serta pemikiran Islam yang lurus, adapun jika kenyataannya yang ada dalam masyarakat itu bertabrakan dengan kondisi yang diatas, sesungguhnya seorang yang tidak mempunyai apa-paa tidaklah ia dapat memberikan sesuatu.</p>
<p>Ringkas pembicaarn wahai orang-orang yang mencintai kebaikan untuk orang lain bahwasanya solusi satu-satunya untuk penyakit terorisme di negeri-negeri Islam berada di tangan orang-orang yang mempunyai aqidah shahihah yang bersih dan murni di bawah naungan wahyu ilahi yang dibawa dan disampaikan oleh orang yang mau memahami maknanya dan yang baik penyampaiannya, dan sungguh para dokter mereka itu adalah waliyul amri dari kalangan ulama rabbani dan para pemimpin yang shalih kemudian masyarakat dengan segala lapisannya, kecil atau besar dalam dan luar yang tersifati dengan sifat yang disebutkan terdahulu. Firman Allah Ta’ala.</p>
<p>“Artinya : Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapatkan petunjuk dan barangsiapa yang disesatkan maka kamu tak akan mendapatkan seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya” [Al-Kahfi : 17]</p>
<p>Adapun solusi terorisme di negeri-negeri kafir, maka pijakannya kepada apa yang mereka ridhai untuk diri mereka sendiri yaitu undang-undang dasar (negeri tersebut) jika diwujudkan sesuatu untuk menolak kemudharatan maka haruslah ia mempunyai kekurangan, terutama akan bertambah parahnya penyakit terorisme di negeri mereka serta semakin meluas dan saling mewarisinya dengan terang-terangan karena mereka tidak percaya akan kebesaran Allah dan Dia yang telah menciptakan mereka dalam beberapa tingkatan kejadian.</p>
<p>Merupakan perkara yang amat sangat disayangkan bahwa mayoritas negeri Islam telah mengikuti jejak negeri-negeri kafir dalam penegakkan hukum undang-undang dasarnya yaitu dalam menyelesaikan berbagai macam problematikanya, yang tidak diperkenankan untuk berhukum dengan undang-undang dasar (yang dibuat oleh manusia), bahkan wajib menggunakan hukum yari’at Allah yang sempurna lagi suci ini. Diakarenakan negeri-negeri Islam itu ber-intimaa (menyandarkan dirinya) kepada Islam dan berbangga diri dengannya hanya dalam syiar-syiarnya, akan tetapi kenyataan dari pelaksanaan hukum-hukumnya dalam menyelesaikan berbagai problem meniru dan mengadopsi dari orang-orang kafir. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adegugun.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adegugun.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adegugun.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adegugun.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adegugun.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adegugun.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adegugun.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adegugun.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adegugun.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adegugun.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adegugun.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adegugun.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adegugun.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adegugun.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adegugun.wordpress.com&amp;blog=7280534&amp;post=9&amp;subd=adegugun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adegugun.wordpress.com/2009/04/08/solusi-terorisme-menurut-pandangan-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e01c1d4acc2058fa622d39c4784ce16?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adegugun</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</title>
		<link>http://adegugun.wordpress.com/2009/04/08/hello-world/</link>
		<comments>http://adegugun.wordpress.com/2009/04/08/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 08:44:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adegugun</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, disela-sela kesibukan ana akhirnya dapat juga dibuat blog ini. Blog ini ane buat untuk arsip ane sendiri yang mudah-mudahan bermanfaat bagi ane pribadi, syukur-syukur kalau ternyata ada juga yang dapat mengambil ibroh, pelajaran, hikmah dari kumpulan berita-berita yang telah ane kumpulkan. Akhir kate, mudah-mudahan bermanfaat والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adegugun.wordpress.com&amp;blog=7280534&amp;post=1&amp;subd=adegugun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, disela-sela kesibukan ana akhirnya dapat juga dibuat blog ini.</p>
<p>Blog ini ane buat untuk arsip ane sendiri yang mudah-mudahan bermanfaat bagi ane pribadi, syukur-syukur kalau ternyata ada juga yang dapat mengambil ibroh, pelajaran, hikmah dari kumpulan berita-berita yang telah ane kumpulkan.</p>
<p>Akhir kate, mudah-mudahan bermanfaat</p>
<p>والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adegugun.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adegugun.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adegugun.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adegugun.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adegugun.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adegugun.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adegugun.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adegugun.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adegugun.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adegugun.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adegugun.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adegugun.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adegugun.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adegugun.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adegugun.wordpress.com&amp;blog=7280534&amp;post=1&amp;subd=adegugun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adegugun.wordpress.com/2009/04/08/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e01c1d4acc2058fa622d39c4784ce16?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adegugun</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
